DEKLARASI PEMBENTUKAN ASOSIASI PENGELOLA PERHUTANAN SOSIAL INDONESIA (AP2SI) WILAYAH BENGKULU

DEKLARASI PEMBENTUKAN ASOSIASI PENGELOLA PERHUTANAN SOSIAL INDONESIA (AP2SI) WILAYAH BENGKULU

 

Bengkulu, 22 Desember 2021 – Asosiasi pengelola perhutanan sosial indonesia atau di singkat (AP2SI) merupakan wadah bersama yang dibentuk pada tanggal 25 November 2019 oleh 51 kelompok tani hutan (KTH) yang tersebar di 17 provinsi yang diinisiasi oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, dimana pembentukan ini merajuk pada program perhutanan sosial yang merupakan prioritas pemerintah melalui program strategis nasional program tersebut bertujuan untuk mengurangi ketimpangan penguasaan lahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk mengurangi koflik lahan dan membantu mengatasi kemiskinan sekaligus menimbulkan kesadaran menjaga hutan sebagai wadah yang baru terbentuk di perlukan upaya untuk memperkuat sumber daya manusia,sistem keorganisasian,dan model bisnis agar dapat mencapai tujuannya.
Menindak lanjuti mandat dari AP2SI pusat untuk melakukan deklarasi di tingkat daerah maka walhi bengkulu menginisasi untuk melakukan deklarasi di wilayah bengkulu pada tanggal 20-21 desember 2021 untuk membentuk kepengurusan AP2SI Wilayah Bengkulu yang langsung di hadiri ketua umum AP2SI Pusat dan Eksekutif WALHI Nasional serta di hadiri 15 Kelompok tani hutan yang tersebar di 6 Kabupaten yang akan bergabung di dalam keanggotaan AP2SI Wilayah Bengkulu pada kesempatan tersebut langsung di bentuk struktur kepengurusan yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara dan di bentuk juga badan pengawas yang terdiri dari ketua dan anggota pada kesempatan itu yang di mandatkan menjadi ketua AP2SI Wilayah Bengkulu adalah Gupardi yang berasal dari desa lubuk resam sekaligus sebagai ketua GAPOKTANHUT Hijau Desaku sedangkan untuk Sekkretaris dan Bendahara dari kepahiyang dan Rejang lebong.
Roni usman Selaku ketua umum AP2SI Pusat mengatakan sangat bersyukur atas terbentuknya kepengurusan AP2SI Bengkulu harapanya kedepan AP2SI ini akan  menjadi wadah untuk menampung berbagai aspirasi bagi para pengelola PS dan menjadi media pembelajaran dan juga media informasi dan bertukar pikiran serta pengalaman tentang pengelolaan perhutanan sosial yang baik dan benar untuk mewujudkan hutan lestari serta dapat berdampak pada peningkatan ekonomi mereka yang selama ini masi terlalu lemah dengan hasil yang belum maksimal.
Abdullah Ibrahim Ritonga Direktur ED WALHI Bengkulu menyampaikan bahwa dengan terbentuknya AP2SI Bengkulu menjadi poros Gerakan Kelompok Pengelola Hutan berbasis keadilan ekologis untuk menuju kesejahteraan rakyat. Bagaimana ke depan Asosiasi ini menjadi wadah konsolidasi dan mengadvokasi setiap persoalan baik ditingkat komunitas dan kebijakan ditingkat daerah. 
Adam Kurniawan Manajer Pengembangan Potensi Rakyat WALHI Nasional menyampaikan bahwa selama 77 tahun indonesia merdeka luas hutan yang bisa di akses oleh rakyat langsung secara resmi baru 4,7 juta hektar sedangkan yang di siapakan pemerintah untuk perusahaan swasta 68,8 juta hektar itu belum habis baru 30,7 hektar yang baru di akses oleh perusahaan swasta yang suda memiliki izin konsesi berbanding jauh sekali yang di siapakan untuk rakyat hanya 12,7 hektar hari ini akan di bentuk asosiasi pengelola perhutanan sosial (AP2SI) Bengkulu 5 atau 10 tahun akan datang akan seperti apa pengelolaan hutan kita ketika masyarakat membentuk asosiasi yang akan mengelola hutan ini sangat besar peluangnya di bandingkan dengan per kelompok yang mengelola peluangnya sangat kecil apalagi tidak di topang dengan sumber daya yang mumpuni juga tidak di topang akses permodalan yang besar maka peluang nya sangat kecil harapanya dengan di bentuknya Asosiasi pengelolaan hutan yang langsung di lakukan oleh rakyat bisa pelan pelan berkembang sebenarnya pemerintah saat ini suda menyiapakan beberapa skema untuk mendukung pengelolaan perhutanan satu saat nanti  akan kita cek apakah skema itu betul betul di siapakan untuk kita sebagai rakyat atau skema itu cuman mengatas nama kan rakyat muda mudahan di bengkulu setelah selesai di bentuk AP2SI nya mulai setahap demi setahap bisa merencanakan bagaimana menjawab kebutuhan kebutuhanya dalam pengelolaan hutan kemudian juga kita mulai bisa menitipkan apa kebutuhan kita di AP2SI Bengkulu  dengan struktur AP2SI yang ada di jakarta apa yang menjadi kebutuhan kita yang harus di perjuangkan  karena saya melihat wajah wajah yang tergabung dalam AP2SI ini semuanya petani sehingga saya berharap yang akan membesarkan AP2SI ini adalah petani yang sekaligus pelaku pengelola hutan sehingga hutan tetap lestari petani sejahtera.
Gupardi Selaku ketua AP2SI Bengkulu yang di mandatkan seluruh anggota mengatakan AP2SI ini merupakan wadah perkumpulan kelompok tani hutan yang sudah mendapatkan izin dan bertujuan untuk memprjuangkan hak hak pengelola izin serta mengingatkan  pemerintah kiranya dapat memperhatikan kelompok kelompok tani hutan yang sudah mendapat izin dan dapat memfasilitasi kelompok kelompok perhutanan sosial supaya kiranya nanti kelompok PS nantinya dapat maju dan berkembang sebagai poros gerakan kelompok pengelola hutan berbasis keadilan ekologis untuk kesejahteraan masyarakat.  mewakili seluruh anggota AP2SI Bengkulu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada WALHI Bengkulu yang telah memfasilitasi dan dukunganya atas terselengaranya pembentukan kepengurusan AP2SI Wilayah bengkulu dan juga kami mengucapkan terima kasih juga kepada lembaga pendamping lainya akar fondation, kelopak Bengkulu, Karti, Live yang juga mendukung atas terselengaranya pembentukan kepengurusan AP2SI Bengkulu.
Susanto Perwakilan dari anggota AP2SI alhamdulilah sudah terbentuk dan di Deklarasikanya AP2SI Bengkulu sebagai wadah bagi parah petani perhutanan sosial dalam memeperjuangkan hak haknya dan menyadari apa saja kewajibanya yang telah di atur dalam konstitusi sehingga kedepanya pengelola PS ini bisa  mendapatkan hidup yang lebi layak dan sejahtera.
Kami pengelola ps juga mengucapkan terimah kasih sebesar besarnya kepada Walhi dan lembaga anggotanya yang telah mendukung serta memfasilitasi terbentuknya AP2SI Bengkulu ini.
Demi keberlanjutan AP2SI ini kedepanya kami selalu mengharapkan dampingan dari Walhi dan lembaga anggotanya karena harus di maklumi kami selaku pelaku utama di perhutanan sosial masi buta terhadap regulasi regulasi yang mungkin akan merampas hak kami di perhutanan sosial ini.
Berikut adalah susunan kepengurusan AP2SI Wilayah Bengkulu
Ketua : Gupardi
Sekretaris : Yoyondri
Bendahara : Bambang
Badan Pengawas
Ketua : Susanto
Anggota : Wahyuni Saputri
Anggota : Hengki oktapriadi
Anggota : Tri Candra
Anggota : Rewis Candra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *